Assalamu'alaikum wr. wb.
Salam semangat untuk kita semua.
Saya menyertai gambar disamping hanya untuk sekedar perbandingan saja. Menabung di Bank atau di Prudential masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.
Menurut pengalaman saya, menabung atau berinvestasi di Bank merupakan salah satu rencana untuk menyimpan dan mengelola uang kita untuk jangka pendek. Mengapa jangka pendek? karena hampir tiap bulan bahkan minggu, kita mengambil uang di Bank untuk segala keperluan dan kebutuhan kita. Sehingga untuk merencanakan tabungan masa depan kita dan keluarga, ntah itu untuk pensiun, ibadah haji atau umroh, dan pendidikan anak terganggu. Apalagi ketika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan (musibah), yaitu sakit keras, kecelakaan, hutang, bencana alam, meninggal, dan lain sebagainya. Banyak kejadian, ketika kejadian itu terjadi, maka tabungan yang di bank akan berkurang hampir semuanya untuk biaya-biaya tidak terduga tersebut. Bahkan, hingga jual rumah, dan harta investasi lainnya.
Terlepas dari hal itu, kelebihan menabung di Bank adalah kita dapat lebih mudah mengambil dan mengirim uang dari ATM yang tersebar di seluruh pelosok kota di Indonesia.
Lain halnya jika kita berinvestasi di Prudential Syariah. Selain kita berinvestasi, kita juga secara otomatis menolong secara materi nasabah syariah lain yang terkena musibah. Dana tolong-menolong itu disebut Iuran Tabarru'.
Apa itu Iuran Tabarru'?
Iuran Tabarru' adalah iuran potongan produk asuransi bulanan yang kita pilih di Prudential Syariah. Iuran tersebut akan dikumpulkan dan dikelola oleh Prudential Syariah lalu akan diberikan kepada nasabah/peserta syariah lainnya yang terkena mus. Sehingga jika ada nasabah/peserta yang bertanya "kok, dengan berinvestasi bulanan kecil tapi bisa dapat uang proteksi kesehatannya besar?" Dana manfaat proteksi kesehatan tersebut bisa besar jumlahnya (puluhan bahkan ratusan juta) karena berasal dari Iuran Tabarru'. Dalam Prudential konvensional juga terdapat iuran potongan produk asuransi ini. Bedanya, iuran ini jika di Prudential konventional akan masuk kedalam kas perusahaan.
Di dalam Prudential Syariah, nasabah disebut juga dengan peserta karena Dana kesehatan asuransi berasal dari kita dan untuk kita.
Produk-Produk asuransi yang berupa dana kesehatan diawasi oleh Dewan Syariah yang berasal dari MUI. Semua agama bisa berinvestasi di Prudential Syariah, tidak hanya umat Islam.
Manfaat lain yang kita dapatkan adalah kita mendapatkan dana kesehatan berupa:
1. Dana perawatan di Rumah Sakit
2. Dana darurat gejala penyakit kritis
3. Dana darurat penyakit kritis
4. Dana darurat komplikasi penyakit kritis
5. Dana darurat kecelakaan
6. Dana santunan penyakit kritis
7. Dana santunan kecelakaan
8. Dana santunan cacat kecelakaan
9. Dana warisan
10.Dana santunan meninggal kecelakaan.
Investasi kita tidak akan berkurang (aman) ketika kita mendapatkan salah satu dana kesehatan diatas. Uang yang kita investasikan di Prudential Syariah akan dimasukkan dalam 3 saham (pilihan), yaitu:
1. Pru Syariah Equity Fund - JII
2. Pru Syariah Fixed Income Fund - Obligasi Syariah
3. Pru Syariah Managed Fund - Campuran
Dengan demikian, uang yang kita investasikan bisa berkembang dan berkurang dari jumlah uang yang kita invest. Tetapi berdasarkan pantauan saya, sebagian besar uang yang kita investasikan ke dalam Prudential Syariah berkembang banyak dari jumlah uang yang kita invest.
Kita bisa mengambil uang investasi kita kapan saja selama saldo investasi kita ada di Prudential Syariah.
Hasil investasi kita akan terlihat berkembang ketika sudah memasuki tahun ke 6 dan seterusnya kita berinvestasi di Prudential Syariah. Mengapa? Sebabnya adalah tahun pertama dan kedua, uang investasi kita akan dipotong dan dikelola oleh Prudential Syariah sebesar 80% (wakalah), tahun ketiga hingga kelima sebesar 15%. Tahun keenam dan seterusnya hanya akan dipotong biaya administrasi 5%. Itulah mengapa berinvestasi di Prudential Syariah merupakan investasi jangka panjang. Namun, hasil investasi yang kita dapatkan bisa 2x lipat dari hasil tabungan di Bank.
Dengan kata lain, saya dapat menyimpulkan bahwa menabung di Bank, kita harus menyiapkan dana tidak terduga yang dapat agar tidak mengganggu kondisi keuangan kita di Bank. Sedangkan jika menabung atau berinvestasi di Prudential Syariah, secara otomatis kita sudah mempunyai dana tidak terduga untuk menjaga keseimbangan keuangan keluarga kita.
Semua keputusan pilihan ada di tangan kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Sekian.
Wassalam. Wr. Wb.
K
K